Hindari Hal Hal yang Tidak Bermanfaat
Foto via www.sabayagazine.com

Hindari Hal Hal yang Tidak Bermanfaat

  • Senin, 04 April 2016
  • Budi
  • Pencerahan

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: مِنْ حُسْنِ إِسْلَامِ المَرْءِ تَرْكُهُ مَا لَا يَعْنِيهِ

Dari Abi Huroiroh berkata : Rasulullah SAW bersabda : Termasuk tanda baiknya islamnya seseorang adalah meninggalkan apa yang tidak bermanfaat baginya.(H.R Attirmidzi).

Islam adalah agama yang menjadi rahmat bagi seluruh alam, maka islam selalu memberikan pelajaran yang bisa diamalkan dan sangat bermanfaat. Dalam Hadis di atas,  Nabi Muhammad mengajarkan kepada kita supaya menjadi orang yang produktif juga selalu mengerjakan hal-hal yang bermanfaat baik untuk diri sendiri maupun orang lain.

Menjadi manusia yang bermanfaat merupakan kesuksesan dan menjadi kebahagiaan bagi diri sendiri dan sekitar. Manusia yang banyak menolong orang akan disenangi dan dirindukan olah orang lain. Ia akan dicari orang lain karena kejujurannya, rajinnya, rendah hatinya dan selalu amanah. Orang seperti ini akan banyak ‘tabungannya’ baik di dunia maupun di akhirat. Allah akan menolong hamba jika hamba itu menolong saudaranya.

Kenapa kita diarahkan untuk tidak mengerjakan hal-hal yang tidak bermanfaat?

Karena apabila kita terbiasa mengerjakan hal-hal yang tidak bermanfaat maka dikhawatirkan kita akan mengerjakan hal-hal yang merugikan diri sendiri dan orang lain, bahkan mengerjakan hal-hal yang mengakibatkan dosa dan masuk neraka, nauudzubillah min dzalik.

Setan selalu ada dan menggoda manusia masuk melalui pembuluh darah. Ia selalu mengajak kita kepada perbuatan yang menghabiskan waktu tanpa adanya manfaat bagi sendiri apalagi orang lain. Setan dengan halus mengajak manusia untuk membicarakan keburukan orang lain, kalau cerita itu benar akan menjadi ghibah, apabila salah akan menjadi fitnah. Atau hanya sekedar menghabiskan waktu menonton mereka yang membicarakan orang lain sama saja tidak bermanfaatnya.

Lalu karena rasa malas. Kita jadi tidak produktif, seharian hanya memandangi gadget dan tidur-tiduran saja. Bermain game sampai kadang lupa makan. Atau kita sangat sibuk, tetapi kesibukan diisi dengan kegiatan-kegiatan yang membawa kita lupa untuk mengingat Allah, hanya sekedar menghabiskan uang.

Sebaliknya, jika kita mampu mengelola waktu dengan baik, maka banyak manfaat dan pahala yang akan kita raih. Manfaat kalau kita bisa produktif, tentu saja akan banyak karya yang kita hasilkan. Misalkan kita senang melukis, maka akan banyak lukisan kita dan kemampuan kita melukis akan semakin tinggi. Kalau kita senang bergaul,  bisa menjadi aktivis atau melakukan banyak kegiatan sosial dan kita akan banyak bertemu kawan-kawan baru dan menambah hikmah dalam diri.

Islam mengajarkan pada kita untuk selalu menghargai waktu, memanfaatkan waktu dengan kegiatan positif  karena waktu terus berjalan dan tidak akan pernah kembali.

Budi

Budi [Kontributor]

no profile