Pondok Pesantren di Indonesia Sangat Menarik Untuk Dijadikan Model Pendidikan
Foto via Promosi Islam oleh Indonesia harus lebih lantang, (Ilustrasi pondok pesantren : M. Reza)

Pondok Pesantren di Indonesia Sangat Menarik Untuk Dijadikan Model Pendidikan

  • Selasa, 03 Mei 2016
  • M. Reza
  • News

Pesantren di Indonesia yang tidak hanya mengajarkan ilmu agama, tetapi juga ilmu pengetahuan lainnya dapat menjadi model pendidikan di negara-negara lain.

Utusan Khusus Kementerian Luar negeri Amerika Serikat untuk Komunitas Muslim, Shaarik H. Zafar menyampaikan hal tersebut saat berada di kantor Kemlu AS, Washington DC, Selasa (26/4/2016).

“Apa yang ada di Indonesia bisa menjadi model untuk diekspor ke negara-negara lain,’ kata Shaarik dalam pertemuan bersama pemimpin Perguruan Diniyyah Putri, Sumatera Barat, Fauziah Fauzan dan tokoh Islam lainnya, Shaamsi Ali seperti dilansir Detik.

Menurut Shaarik, karakter keislaman di Indonesia yang toleran sangatlah baik, tinggal bagaimana  bersuara lebih keras dalam komunitas internasional. Ini berguna untuk menampilkan wajah Islam yang sesungguhnya kepada dunia.

“Saya tahu kita diajarkan untuk rendah hati. Tapi dalam hal ini saya pikir Indonesia perlu lebih lantang,” lanjut Shaarik yang juga pernah berkunjung ke Indonesia.

Apresiasi terhadap pesantren juga disampaikan Dr. Jonathan A. Brown, Direktur Alwaleed bin Talal Center for Muslim Christian Understanding di Georgetown University. Penjelasan Fauziah sangat menarik buatnya. Pesantren yang diasuhnya telah berdiri sejak 1923 dan mengasuh sekitar 1100 santri dan kesemuanya adalah perempuan.

“Ini sangat menarik dan luar biasa. Saya ingin sekali berkunjung ke sana,” kata Jonathan.

Fauziah Fauzan dan Shamsi Ali akan berkeliling Amerika Serikat selama dua minggu dan bertemu tokoh-tokoh komunitas di sana. Acara ini bertujuan untuk mengenalkan dan mempromosikan Islam yang hidup di Indonesia kepada masyarakat Amerika Serikat. (www.detik.com)